Surat untuk Kakanda

Kanda..
Senja selalu tergantikan malam
Tak perlu kita hujam
Karena mentari tak pernah bergumam
Dia selalu ikhlas menerangi temaram

Kanda..
Kita dibesarkan oleh jalanan
Kita hidup tanpa tuan tuan
Tak perlu kita menanti uluran tangan
Apalagi uluran tangan busuk kekuasaan

Kanda..
Dalam sistem kehidupan yang kian hancur
Rantai manusia selalu ditarik ulur
Rakyatnya dibiarkan hidup tak teratur
Disanalah kita harus memukul mundur

Kanda..
Sejatinya tujuan hidup hanyalah Tuhan
Perlukah kita bersandar pada tuan?
Tuan yang menjerumuskan pada kemunafikan
Yang menghilangkan kita dari jalan kebenaran

Kanda..
Busungkanlah dada
Genggam erat tangan yang terkepal
Kita tancapkan garis pembeda
Agar jelas siapa yang akan kita buat terjungkal

Kanda..
Jika kemewahan adalah impian
Maka warisan kita adalah kemalasan
Lantas sudikah anak kita melawan
Sementara setan mentertawakan mereka dalam kekenyangan

Kanda..
Lapar merupakan sebuah kepastian
Bagi mereka penegak kebenaran
Karena keyakinan tak boleh tergadaikan
Sebabnya janganlah bermesraan dengan setan

Kanda..
Kala kuasa dekat dengan pencitraan
Dan rakyat dibius oleh bualan
Akankah kita mati dalam rekaan
Atau bangkit kemedan pertempuran

Yazid Qulbuddin
Menteng Raya 58
30 Oktober 2014

Untuk kakanda yg kembali merajut jalan

Categories: Share

Leave a Reply