Riwayatmu Kini

panas hujan kau tak berhenti..
meneriaki pagar-pagar tak berbicara..
kadang kau menghalangi mobil yang hendak jalan..
dengan nyanyian kau kobarkan api perubahan..

namun sungguh sayang..
kau jarang berada disamping rakyat..
menemani dan mengajak mereka pada perubahan..
pada cita-cita peradaban yang agung..

kau lupa menyuapi masyarakat dengan ilmumu
kau lupa mengajak anak mereka ke kampusmu..
kau lupa membawa anak mereka melihat sekolah-sekolah elit itu
kau lupa bahwa mereka adalah pemegang kunci keberhasilanmu..

kini..
kau harus kembali ke kampung-kampung..
membetulkan pagar rumah mereka yang rusak..
mencerdaskan anak-anak mereka yang tak sekolah..
berbakti dengan sebenar-benarnya berbakti..
merubah dengan sebenar-benarnya perubahan..

Menteng, 18 January 2012, 02:24 WIB

Categories: Share

Leave a Reply